Winarni Haerudin (38), salah satu pelaku UMKM di Talise menceritakan bagaimana ia mulai usaha kurang lebih tahun 2017 lalu.
Wanita yang awalnya bekerja sebagai honorer di Bappeda Parigi Moutong selama kurang lebih 15 tahun memilih pulang ke Palu dan memulai usaha berjualan roti dan pisang dengan aneka rasa.
“Saya berjualan di Puskesmas Talise, di sekitar komplek rumah. Dalam seminggu saya sampai tiga kali produksi dengan sekali produksi sebanyak 60 buah,” ujarnya.
Namun, kata dia, ia terkendala keterbatasan karyawan karena pekerjaannya dari malam hingga subuh.
“Berkat program CPM ini, alhamdulillah saya bisa berkenalan dengan pelaku UMKM, tukar pengalaman dan dapat ilmu dari pemateri terkait apa saja yang perlu disiapkan sebelum berusaha,” katanya.
Ia berjanji akan melaksanakan strategi bisnis yang telah diperolehnya dari hasil FGD tersebut.
“Pangsa pasarnya seperti apa, dan bagaimana pengembangan bisnis selanjutnya,” tandasnya. RED
