“Kami menyadari pentingnya menjaga lingkungan hidup sebagai warisan untuk generasi mendatang. Melalui aksi ini, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat termasuk di Loeha Raya untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Hal ini juga sebagai wujud komitmen menjalankan pertambangan berkelanjutan dengan tetap memperhatikan lingkungan,” ujar Bessie.
Ia juga menyampaikan alasan donasi bibit durian musang king ini bermula dari pengalamannya menanam pohon durian jenis loppo tele di halaman rumah.
Setiap musim buah, durian yang dihasilkan begitu banyak dengan cita rasa yang enak. Hasil panen durian sampai dibagi-bagi ke tetangga.
“Dari halaman rumah saya belajar besarnya manfaat menanam durian. Sehingga, untuk donasi di lima desa Loeha Raya, kami memilih jenis durian musang king. Jenis ini memiliki buah dengan cita rasa dunia dan mahal di pasaran. Semoga beberapa tahun ke depan Loeha Raya tumbuh jadi daerah penghasil durian musang king terbesar di Luwu Timur,” jelasnya.
Tidak hanya berdonasi durian, kegiatan Hari Lingkungan Hidup di Loeha Raya juga diisi dengan bersih sungai. Pada kegiatan ini, warga termasuk siswa SD terbagi menjadi beberapa kelompok yang tersebar di beberapa titik, dengan fokus utama yakni membersihkan area sungai Loeha. Warga berhasil mengumpulkan berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, kertas, hingga botol kaca.
Kepala Desa Loeha Hamka Tandioga, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PT Vale yang telah menginisiasi rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 di Loeha Raya. Menurutnya, aksi bersih dan penanaman bibit pohon bukan sekadar seremonial.
“Ini merupakan langkah konkret yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat Loeha Raya. Manajemen sudah bersedia datang menjangkau desa kami yang jauh dari kota untuk menggelar kegiatan lingkungan ini,” ungkap Hamka.
