“Pengawas lapangan telah kami bekali dengan pengetahuan terkait bahaya dan cara pengendalian sesuai praktik yang pernah ada dan memiliki sistem pelaporan harian dan evaluasi mingguan,” kata Wafir.
PT Vale juga melakukan penelitian dan pengembangan teknologi net-zero, dengan fokus pada pengembangan teknologi HPAL. Hasil dari R&D ini diharapkan dapat mendorong lokalisasi teknologi peleburan bijih nikel laterit Indonesia dan mewujudkan industrialisasi teknologi peleburan rendah karbon.
Dengan melihat komitmennya terhadap keberlanjutan dan transparansi, PT Vale Indonesia terus membangun masa depan yang lebih baik untuk masyarakat Morowali dan Indonesia. ***
