Dia menuturkan, jika PT Vale sangat memiliki konsen pada keberlanjutan, salah satunya pada komitmen dekabornisasi.
Aapalagi kita semua mengetahui tengah terjadi peningkatan perhatian terhadap upaya dekarbonisasi secara global. Hal itu tentu sangat penting, karena bumi kita tidak dapat menunggu lebih lama lagi, kita harus bertindak bersama-sama, dan melakukan kontribusi yang konkret untuk seluruh upaya dekarbonisasi global.
Dia menjelaskan, jika belum banyak pihak yang sadar memerhatikan, bahwa dekarbonisasi global memerlukan banyak unsur mineral dasar, salah satunya nikel.
Indonesia, negara kita, memiliki banyak cadangan nikel, dan oleh karenanya, Indonesia memainkan peran yang penting.
“PT Vale memiliki sejarah panjang dan membanggakan di Indonesia. Kami adalah perusahaan pertambangan dan pengolahan nikal. Kami percaya bahwa kami adalah bagian dari solusi terhadap dekarbonisasi, oleh karena itu, nikel yang kami hasilkan harus datang dari proses yang memenuhi unsur keberlanjutan, khususnya proses rendah karbon. PTVI berkomitmen menurunkan emisi gas rumah kaca dari lingkup 1 dan 2 hingga 33% pada 2030 dan menuju nol emisi karbon ada 2050. Kami akan mendukung upaya dekarbonisasi global melalui praktik-praktik pertambangan berkelanjutan,” jelasnya.
Febriany Eddy menuturkan, komitmen rendah karbon akan berlanjut di proyek baru PT Vale yang baru di Blok Bahodopi dan Blok Pomalaa.
“Siapapun kita, bagaimana peranan kita di organisasi dan masyarakat, kita harus bertindak sekarang, untuk mengurangi emisi karbon, dan kita harus mengubah pandangan, bahwa upaya-upaya tersebut bukanlah tambahan biaya, melainkan investasi yang bermakna. Terima kasih untuk dukungan pemangku kepentingan. Mari berjalan bersama untuk meraih target baru dengan keinginan besar untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik, sekarang, dan untuk masa yang akan datang,” tuturnya. RED
