Pemerintah Kabupaten Luwu, berharap PT Vale terus memberikan perhatian kepada masyarakat dan wilayah Luwu pasca bencana. Kepada PT Vale, PJ Bupati Luwu, menyampaikan kondisi para korban dan titik-titik pengungsian mereka.
Selain itu, PJ Bupati Luwu, juga menjelaskan kondisi lapangan, khususnya di Kecamatan Latimojong. Dimana akses dari Kota Belopa atau wilayah ke Kecamatan Latimojong lain terputus oleh 12 titik longsor dan 3 jembatan yang rusak.
“Kondisi tersebut menyebabkan Latimojong saat ini terisolir. Dari 12 titik longsor, Alhamdulillah, 2 diantaranya sudah tertangani. Kami berharap, PT Vale ikut memberikan perhatian terhadap perbaikan akses ke Latimojong,” kata Saleh.
PT Vale Turunkan Emergency Response Group
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mengirimkan bantuan logistik dan Tim Emergency Response Group (ERG) ke lokasi banjir bandang di Belopa, Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu 4 Mei 2024. Tim tanggap darurat terdiri dari empat orang Fire and Emergency Services (FES) dan satu orang External Relations, lengkap dengan peralatan penanganan bencana.
Di lokasi, Tim ERG PT Vale akan bergabung dengan tim dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu, dan Basarnas. Selain menyalurkan bantuan logistik, tim ini juga akan menjalankan misi kemanusiaannya dengan mendukung upaya pencarian dan evakuasi korban.
Director Safety, Health and Operation Risk, Adli Lubis menuturkan, fokus utama yang akan dikerjakan oleh tim di lapangan adalah melakukan assessment, guna mengetahui kebutuhan paling mendesak para korban selain bahan pokok.
“Selain assessment, apabila di lokasi kita masih ada korban yang hilang dan kita dibutuhkan untuk melakukan pencarian maka segera laksanakan. Saya juga berpesan, sebelum melakukan penyelamatan, pastikan dulu diri kita sendiri dalam keadaan aman dan selamat dengan mengikuti aturan serta tetap berkoordinasi dengan tim di lapangan,” jelasnya.
