Staf Pengelola Perpustakaan Jendela Dunia Hasni Nusia Sari menyampaikan rasa haru dan simpati atas kepedulian PT Vale. Bahkan, dia mengaku kaget sekaligus terharu saat mendapat informasi ada donasi buku dan alat tulis tersebut.
“Saya sudah pusing harus meminta bantuan buku ke mana lagi agar anak-anak bisa tertarik ke perpustakaan, syukurlah ada bantuan dan kepedulian dari perusahaan,” ungkapnya.
Hasni bercerita setiap tahunnya desa memiliki anggaran pembelian buku. Namun, dengan anggaran terbatas buku yang dimiliki juga belum sepenuhnya menarik minat anak untuk singgah belajar di perpustakaan.
“Terima kasih banyak PT Vale. Saya senang perusahaan betul-betul memperhatikan literasi anak-anak di desa. Melalui buku-buku ini saya yakin anak-anak akan tertarik ke perpustakaan, apalagi banyak buku cerita bergambar yang diberikan,” kata Hasni penuh syukur.
Ia berbagi selama ini perpustakaannya menjadi tempat singgah anak usia SD saat pulang sekolah. Awal mulanya anak-anak belum tertarik, perlahan kegiatan kreavitas diadakan untuk menumbuhkan minat ke perpustakaan.
Pengurus Desa Tokalimbo ini percaya lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan. Di tengah tantangan digital, Ia berharap semangat literasi tidak hanya tumbuh di desanya. Tetapi setiap desa di Loeha Raya turut menciptakan sarana belajar yang baik.
Konsisten Pengembangan di Dunia Pendidikan
Tidak hanya melakukan pemberian donasi buku dan alat tulis, kepedulian PT Vale di dunia pendidikan sudah dimulai sejak lama. Perseroan ikut memastikan pendidikan yang dilakukan melalui bangku sekolah berjalan sesuai dengan standar.
Sejak tahun 2023, PT Vale mulai melakukan berbagai program seperti Pelatihan Vokasional, Bimbingan Belajar Masuk Perguruan Tinggi serta Pelatihan Kurikulum Merdeka untuk memastikan guru TK hingga SMP di Loeha Raya memiliki kompetensi yang baik dalam mencerdaskan anak bangsa.
