Lebih lanjut, Nilam mengaitkan materi sosialisasi dengan kondisi pendidikan tinggi di Kabupaten Poso, yang masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan sarana prasarana, akses pendidikan bagi mahasiswa dari wilayah terpencil, serta kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya dosen.
Menurutnya, solusi atas persoalan tersebut memerlukan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, perguruan tinggi, serta partisipasi aktif mahasiswa.
Ia mendorong penguatan program beasiswa, peningkatan fasilitas pembelajaran, pengembangan riset berbasis potensi lokal Poso, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses dan kualitas pendidikan tinggi. Dengan demikian, kampus di daerah dapat menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing sekaligus berakar pada nilai kebangsaan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Poso, Masdina, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi Empat Pilar di lingkungan Universitas Kristen Tentena. Ia menilai kegiatan tersebut penting dalam memperkuat semangat persatuan, toleransi, dan kebhinekaan di kalangan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dan civitas akademika Universitas Kristen Tentena semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan, serta berperan aktif dalam mendorong kemajuan pendidikan dan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Poso dan Sulawesi Tengah. ***
