“Kami sangat menghargai peran besar warga Jawa Timur yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan Sulawesi Tengah. Semangat kerja keras dan gotong royong mereka memberi warna tersendiri bagi daerah ini,” tutur Wagub.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam sambutannya menyampaikan rasa haru dan bangga atas sambutan hangat masyarakat Sulawesi Tengah. Ia menekankan pentingnya memperkuat jejaring antardaerah sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi inklusif dan berkeadilan.
“Malam ini kita dipertemukan bukan karena perbedaan suku, bahasa, atau daerah asal. Kita hadir di sini karena satu hal yang menyatukan kita semangat sebagai anak bangsa Indonesia. Di manapun kita berada, kita tetap membawa jiwa Indonesia yang penuh gotong royong, saling menghargai, dan cinta persaudaraan,” ujar Khofifah.
Lebih lanjut, Khofifah menegaskan bahwa Jawa Timur dan Sulawesi Tengah memiliki potensi besar untuk memperkuat kerja sama antarwilayah, khususnya dalam pengembangan sektor perdagangan, pertanian, dan UMKM.
“Saya percaya, sinergi antara Sulteng dan Jatim akan menjadi bagian penting dari penguatan pasar antar daerah, membuka ruang baru bagi pelaku usaha, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang saling menguntungkan,” tambahnya.
Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas sambutan hangat yang diberikan, serta kepada masyarakat Sulawesi Tengah asal Jawa Timur atas kebersamaan yang penuh kekeluargaan. Ia berpesan agar seluruh warga terus menjaga kedamaian, mempererat keharmonisan, dan merawat kerukunan dalam perbedaan
Acara silaturahmi ini turut dimeriahkan dengan penampilan seni budaya khas Jawa Timur serta ramah tamah antara masyarakat perantauan dan jajaran pemerintah daerah kedua provinsi. Suasana keakraban tersebut menandai eratnya ikatan emosional dan komitmen kerja sama antara Sulawesi Tengah dan Jawa Timur dalam membangun Indonesia yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan sosial.***
