ReferensiA.id- Komisi X DPR RI bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar workshop bertema “Teknologi Pengemasan Makanan” di Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Palu, Rabu 22 April 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dan akademisi dalam mengembangkan produk pangan yang lebih berkualitas dan berdaya saing.
Workshop ini dihadiri langsung oleh Anggota Komisi X DPR RI, Nilam Sari Lawira, serta Ketua STAH Palu, Agus Budi Wirawan. Turut hadir pula civitas akademika STAH serta para peserta dari kalangan mahasiswa dan pelaku usaha.
Dalam sambutannya, Nilam Sari Lawira menegaskan, penguasaan teknologi pengemasan menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan nilai tambah produk lokal, khususnya bagi pelaku UMKM di Sulawesi Tengah.
“Kemasan bukan hanya soal tampilan, tetapi juga menyangkut kualitas, daya tahan, dan kepercayaan konsumen. Melalui workshop ini, kami ingin mendorong lahirnya produk-produk unggulan daerah yang mampu bersaing di pasar nasional bahkan global,” ujar Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Tengah itu.
Ia juga menambahkan, kolaborasi antara DPR RI, BRIN, dan institusi pendidikan seperti STAH merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem inovasi di daerah.
Sementara itu, Agus Budi Wirawan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di lingkungan kampus STAH Palu. Ia menilai workshop ini memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada STAH sebagai tuan rumah. Kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan saat ini, terutama dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis yang bisa langsung diterapkan di masyarakat,” ungkap Agus.
