News  

317 PMIB yang Dipulangkan dari Malaysia Tak Punya Kartu Identitas

Dipulangkan dari Malaysia
Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan dan Pemuda Kemenko PMK Femmy Eka Putri mengunjungi Wisma Atlet Pademangan, Kamis 4 Oktober 2021. / Kemenko PMK/Tratama Helmi Supanji

Femmy menerangkan, semua pihak khususnya pemerintah daerah harus terus mengawal para pekerja migran sampai dapat menciptakan lapangan pekerjaan kedepannya dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Setelah para pekerja migran ini kembali ke daerah asalnya masing-masing, kami berharap pemerintah daerah juga ikut membantu dalam penanganan dan pemberdayaan supaya para PMIB tersebut dapat tetap betah di Indonesia dan memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,” tutupnya.

Seperti diketahui, pemerintah telah memulangkan 364 PMIB deportan dan 22 WNI yang berasal dari Malaysia melalui Bandara Soekarno-Hatta, pada Senin, 1 November kemarin.

Data sebaran PMIB deportan dan WNI Shelter terdiri dari 229 laki-laki, 140 perempuan, 8 anak laki-laki, dan 9 anak perempuan.

Seluruh PMIB yang pulang itu membawa beragam kondisi kerentanan. Jenis-jenis kerentanan yang dialami oleh 364 PMI Deportan antara lain: Darah tinggi/Diabetes (41 orang), Ibu dengan anak (28 orang), Tidak berkemampuan (81 orang), Tekanan jiwa/mental (77 orang), Scabies (64 orang) PMI Usia 60 tahun keatas (13 orang). Red

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News
Exit mobile version