Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menegaskan perhelatan Pemilu 2024 tidak akan ditunda dianggap belum cukup, jika orang-orang yang terus membuat gaduh dengan isu penundaan Pemilu 2024 itu tidak ditindak tegas.
Ketua DPRD Sulteng Menyetujui Semua Tuntutan Massa Aksi Demo 11 April
Ketua DPRD Sulawesi Tengah Nilam Sari Lawira, memastikan semua tuntutan mahasiswa yang disuarakan lewat aksi tersebut akan ditindak lanjuti di gedung perwakilan rakyat itu.
Termasuk tuntutan agar oknum-oknum yang terus menggulirkan isu penundaan pemilu untuk ditindak tegas oleh Presiden.
“Saya menyetujui poin satu, agar pemerintah menindaki tuntutan itu, stop isu penundaan Pemilu,” ujar Nilam membacakan keputusannya di hadapan para massa demonstran usai melakukan dialog
Bukan hanya itu, Ketua DPRD Sulteng menyetujui semua poin tuntutan yang disampaikan oleh para mahasiswa.
Bahkan, terkait kelangkaan sejumlah kebutuhan pokok seperti BBM dan elpiji, DPRD akan melakukan rapat dengar pendapat dengan pihak-pihak terkait, yang akan melibatkan perwakilan aliansi mahasiswa Sekota Palu.
“Sesuai dengan fungsi kami, yaitu melakukan pengawasan, maka melalui komisi-komisi yang ada akan kamk lakukan RDP dengan pihak-pihak dan instansi yang terkait. Perwakilan mahasiswa juga akan kami undang,” jelasnya.
Menanggapi hal itu, para mahasiswa pun berharap apa yang disampaikan oleh Ketua DPRD Sulteng tida hanya sebatas janji, tetapi segera ditindaklanjuti.
