Begini Upaya PT Vale dan Masyarakat Morowali Bangun Fondasi Bangsa dari Rumah

PT Vale
Ist

Dalam paparannya, Elly Risman mengingatkan bahwa ancaman terbesar anak-anak masa kini sering kali datang dari hal yang tak terlihat — layar kecil di tangan mereka.

“Kerusakan otak akibat paparan pornografi pada anak justru lebih parah daripada narkoba. Orang tua perlu kembali menjadi ‘teman hidup anak’, bukan sekadar penyedia kebutuhan. Dunia digital memanggil, dan hanya kehadiran orang tua yang bisa menjadi benteng utamanya,” tegas Elly.

Sementara Risman Musa menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam pendidikan.

“Banyak anak tumbuh tanpa figur pengasuh yang hadir karena kesibukan orang tua. Sekolah harus berani mengundang ayah untuk ikut hadir — karena dari sinilah lahir komunikasi dan kedekatan emosional yang membangun karakter anak,” ujarnya.

Pemerintah daerah turut menyambut baik inisiatif ini. Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, Yusman Mahmud, yang hadir mewakili Bupati Morowali, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah PT Vale yang memperluas makna tanggung jawab sosial perusahaan.

“Kegiatan ini bukan hanya edukasi, tetapi investasi jangka panjang bagi ketahanan moral dan sosial generasi muda. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung gerakan seperti ini agar menjadi contoh bagi daerah lain,” ungkapnya.

Antusiasme peserta menjadi bukti bahwa gerakan ini menyentuh nurani banyak pihak. Sriwulan, seorang guru muda, pun menuturkan kesannya. “Saya jadi lebih paham bagaimana peran guru dan orang tua saling melengkapi. Ini bukan sekadar seminar, tapi gerakan yang mengubah cara kita melihat anak-anak di tengah dunia yang semakin cepat.” ***

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News
Exit mobile version