Ketua DPRD Sulteng diwakili Ketua Komisi IV Alimuddin Paada turut hadir pada pembukaan Focus Group Discussion (FGD) Selat Makassar Summit 2024 dengan tema Membangun Kerja Sama Pemerintah Antarkabupaten dan Kota Se-Provinsi Sulteng di Kawasan Selat Makassar Sebagai Wujud Dukungan Terhadap Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut.
Alimuddin Paada dalam kesempatan itu menayampaikan, kegiatan FGD tersebut sangatlah baik, karena telah melibatkan seluruh komponen yang ada di wilayah Sulteng. Namun, kedepan dianggap penting adanya pertemuan regional di antara kelima provinsi yang berkaitan.
“Namun dalam hal ini, yang perlu digaris bawahi bahwa semangat Sulteng melihat kebutuhan ekonomi dan perkembangan ekonomi yang ada di wilayah Sulteng sangatlah besar, dan melihat potensi yang ada pada lintas jalur laut pada kawasan Selat Malaka terdapat 120 ribu kapal hilir mudik setiap tahun, Selat Makassar terdapat 36 ribu kapal hilir mudik setiap tahun, Selat Sunda terdapat 56 ribu kapal hilir mudik setiap tahun, dan sementara berdasarkan data yang ada bahwa kapal yang melintasi wilayah sulteng setiap tahunnya hampir 300 ribu pertahunnya, namun tidak ada hasil yang didapatkan dari para kapal-kapal yang melintasi wilayah Sulteng hingga saat ini, jika hal ini dapat dikelolah dengan baik maka sulteng akan dapat memperoleh sumber pendapatan yang cukup besar,” katanya.
Selain itu, Alimuddin Paada merespons dengan baik serta menyetujui rencana pembangunan jalan tol pada ruas jalan Kasimbar-Tambu. Bagi dia, hal ini sangat memiliki potensi yang cukup besar bagi pendapatan ekonomi Sulteng, karena jalan tersebut menjadi jalur perdagangan bagi masyarakat untuk melakukan aktifitas bongkar muat hasil pertanian milik masyakat, sehingga secara otomatis perputaran perekonomian akan semakin membaik dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sulteng pasti akan mengalami peningkatan secara singnifikan.
