“Kekerasan hanya bisa dicegah jika seluruh unsur kampus bergerak: pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, organisasi mahasiswa, dan semua elemen komunitas akademik,” ungkap Nilam.
Melalui rangkaian sosialisasi ini, Nilam Sari Lawira selaku Anggota Komisi X DPR RI dan Kemdiktisaintek RI berharap agar Seluruh Perguruan Tinggi di Sulawesi Tengah bisa menjadi model pelaksanaan PPKPT yang efektif dan berkelanjutan, menghasilkan lingkungan kampus yang bebas kekerasan, ramah mahasiswa, dan menjunjung tinggi martabat manusia.
“Sulawesi Tengah harus menjadi contoh bahwa pendidikan tinggi tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga membentuk manusia berbudi, beradab, dan menghargai nilai-nilai kemanusiaan,” tutup Nilam Sari Lawira. ***
