ReferensiA.id- Sebanyak tiga korban longsor Bolano Lambunu sudah ditemukan. Semuanya ditemukan meninggal tertimbun longsor. Pencarian masih terus dilakukan terhadap empat korban lainnya.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), identitas korban ketiga yang berhasil ditemukan adalah Arun (17 tahun).
Sebelumnya dua korban lain, Sahrat (43 tahun) dan Ijal (28 tahun) juga telah ditemukan dalam kondisi meninggal tertimbun longsor.
“Tim gabungan telah melakukan pencarian. Pencarian saat ini masih dilanjutkan. Alat berat ekskavator telah tiba di lokasi kejadian,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah (Sulteng) Akris Fattah Yunus, Selasa 24 Juni 2025.
Seperti diketahui, peristiwa tanah longsor terjadi di Desa Tirtanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pada Sabtu, 21 Juni 2025.
Tujuh orang yang sedang mencari kayu di lokasi kejadian dilaporkan tertimbun longsor. Adapun identitas ketujuh korban sebagai berikut;
- Nama : Sahrat (ditemukan meninggal)
L/P : laki-laki
Umur : 43 tahun
Agama : Islam
Alamat : Desa Anutapura - Nama : Subran
L/P : laki-laki
Umur : 52 tahun
Agama : Islam
Alamat : Desa Anutapura - Nama : Ijal (ditemukan meninggal)
L/P : Laki-laki
Umur : 28 tahun
Agama : Islam
Alamat : Desa Anutapura - Nama : Safrudin E Manjalai
L/P : laki-laki
Umur : 36 tahun
Agama : Islam
Pekerjaan : petani - Nama : Riska Jumi
L/P : Perempuan
Umur : 26 tahun
Agama : Islam
Pekerjaan : IRT - Nama : Arun (ditemukan meninggal)
Umur : 17 tahun
Agama : Islam
Pekerjaan : belum ada - Nama : Rapi
Umur : 14 tahun
Agama : Islam
Pekerjaan : belum ada
Sebelumnya longsor diduga terjadi akibat hujan deras yang cukup lama menerpa wilayah Kecamatan Bolano Lambunu. ***
