“Literasi keuangan sangat penting agar warga mampu mengambil keputusan bijak saat berutang, terhindar dari penipuan investasi, serta mendukung kemandirian ekonomi,” jelas Subarkah. Ia menambahkan, yang terpenting dari semua itu adalah memperkuat ketahanan keluarga dan desa.
“Singkatnya, literasi keuangan bagi warga desa bukan hanya soal menabung, tetapi kunci untuk menghindari kemiskinan, mengelola penghasilan dengan bijak dan memperkuat ekonomi desa,” pungkas Subarkah.
Sosialisasi ini diikuti oleh pengunjung festival, tokoh adat dan pemerintah desa di Desa Baliura, Hanggira, Doda dan Desa Bariri. ***
