Sementara itu, menurut Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan selaku Ketua Panitia, Farid Yotolembah, dalam laporannya mengatakan FGD Selat Makassar Summit Tahun 2024 digelar sebagai langkah koordinasi dan kolaborasi untuk membangun komitmen bersama dalam mendukung terwujudnya pengelolaan dan sumber daya kemaritiman dan investasi, pusat pertumbuhan ekonomi kelautan dan mendukung pembangunan IKN melalui pembangunan infrastruktur konektivitas yang merata dan berkeadilan.
Selain itu, juga bertujuan memahami potensi dan peluang sekaligus hambatan dan tantangan pembangunan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kelautan di kawasan Selat Makassar.
“Olehnya itu, maksud dan tujuan daripada pelaksanaan FGD Selat Makassar Summit Tahun 2024 adalah sebagai langkah koordinasi dan kolaborasi untuk membangun komitmen bersama dalam mendukung terwujudnya pengelolaan sumber daya kemaritiman dan investasi, pusat pertumbuhan ekonomi kelautan, dan mendukung pembangunan IKN melalui pembangunan infrastruktur konektivitas yang merata dan berkeadilan, serta untuk mewujudkan pusat pertumbuhan ekonomi kelautan dan penerimaan devisa negara atau penerimaan negara bukan pajak,” katanya.
Pembukaan FGD Selat Makassar Summit 2024 dihadiri pula Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemda Sulteng Rudy Dewanto, bupati/wali kota se-Sulteng, pimpinan DPRD kabupaten/kota se-Sulteng, unsur Forkopimda Sulteng, kepala dinas lingkup Pemda Sulteng dan kabupaten/kota se-Sulteng, Sekertaris DPRD Provinsi Sulteng diwakili oleh Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Asmir Julianto Hanggi, civitas akademik Untad Fakultas Hukum Prof Dr Aminuddin Kasim, serta tamu undangan lainnya. ***
