BPJamsostek Cairkan Rp380 Miliar Klaim Peserta di Sulteng Selama 2022, Jadi Instrumen Pengendalian Kemiskinan

BPJamsostek
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sulteng merayakan Hapelnas dengan menyerahkan santunan dan beasiswa kepada ahli waris, Senin 5 September 2022. / Ist

“Kedepan kita akan fokus pada pekerja informal. Ini agak susah, karena mereka tidak punya pimpinan atau lembaga kerja,” katanya.

Sejauh ini, pekerja di Sulawesi Tengah yang telah terdaftar program BPJamsostek sebanyak 458.703 pekerja, jumlah itu masih kurang dari setengah jumlah angkatan kerja Sulawesi Tengah yang diperkirakan mencapai 1,5 juta lebih.

Untuk terus menumbuhkan jumlah kepesertaan, pihak BPJamsostek pun melakukan berbagai upaya, di antaranya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan badan usaha lainnya.

“Kita lagi galakkan kerja sama dengan pihak eksternal juga untuk menjangkau masyarakat yang belum tercover,” ungkap Lubis.

Menurut dia salah satu kendala masih banyaknya pekerja yang belum terdaftar dan terlindungi oleh program BPJamsostek, selain karena belum mengetahui pentingnya jaminan sosial, juga karena kondisi geografis Sulawesi Tengah yang terbilang sulit terjangkau.

“Karena memang wilayah geografis Sulteng kan lumayan sulit, jarak antara daerah berjauhan,” jelasnya. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News
Exit mobile version