Prestasi ini memiliki arti strategis bagi Indonesia. Sebagai negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia, peningkatan efisiensi dan reliabilitas produksi menjadi fondasi penting bagi kontribusi Indonesia terhadap rantai pasok mineral kritis global.
Di tengah transisi energi dunia dan berkembangnya permintaan nikel untuk kendaraan listrik, baterai, dan infrastruktur energi bersih, inovasi seperti yang diterapkan Perseroan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemasok yang andal dan bertanggung jawab.
“Pencapaian ini menunjukkan kematangan budaya perbaikan berkelanjutan di Vale,” tambah Head of Operational Excellence PT Vale, Zainuddin.
“Inovasi ini bukan hanya tentang meningkatkan produksi, tetapi tentang menciptakan proses yang lebih aman, efisien, dan berwawasan masa depan. Dengan pemanfaatan machine learning yang terintegrasi, kami tidak hanya menyelesaikan masalah teknis, tetapi juga memperkuat fondasi keberlanjutan jangka panjang perusahaan,” katanya.
Implementasi otomasi slag furnace ini juga sejalan dengan agenda perusahaan untuk menurunkan emisi dan memperkuat efisiensi energi.
Dengan stabilitas furnace yang lebih baik dan pengurangan variabilitas proses, inisiatif ini berpotensi mengurangi emisi hingga 6.000 ton CO₂eq per tahun, atau setara dengan penyerapan lebih dari 250.000 pohon.
Integrasi teknologi ini kini diperluas ke area operasional lainnya, termasuk pengaturan sulfur dan batubara, yang menandai fase baru otomatisasi cerdas di seluruh rantai produksi Perseroan.
Di bawah kepemimpinan MIND ID, penghargaan Gold Achievement ini menjadi bukti nyata kontribusi perusahaan BUMN dan mitra strategisnya dalam mendorong transformasi tambang Indonesia menuju standar pengelolaan operasi modern, aman, dan bertanggung jawab.
Di tengah dinamika industri global dan tuntutan transparansi yang semakin tinggi, Perseroan menunjukkan bahwa pertumbuhan, keberlanjutan, dan teknologi dapat berjalan beriringan — dan bahkan saling memperkuat.



















