“Kita kasih perhatian kepada penyandang disabilitas. Ini dalam rangka peringatan Hari Disabilitas Internasional,” katanya.
Dia bilang, peringatan Hari Disabilitas Internasional harus jadi momentum untuk menegaskan kepedulian dan pengakuan akan eksistensi penyandang disabilitas, dan bertujuan meningkatkan rasa percaya diri bagi para penyandang disabilitas untuk mampu bersosialisasi dengan lingkungan dan juga masyarakat
“Untuk itu kita seharusnya sudah tidak ada stigma negatif pada penyandang disabilitas, kita harus medukung penuh mereka dalam meningkatkan kesejahteraan, kemandirian dan kesamaan hak penyandang disabilitas dalam berbagai aspek kehidupan,” ujar Hasbiah.
Menurutnya, pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, beserta stakeholder terkait terus berupaya berkolaborasi melaksanakan pemberdayaan dan pemenuhan hak bagi para penyandang disabilitas dalam berbagai aspek, baik pendidikan, sosial, ekonomi, politik dan budaya serta akses penyandang disabilitas untuk memperoleh kesempatan kerja dan berwirausaha harus terus difasilitasi dan ditingkatkan.
“Bukan hanya pengembangan kapasitas individu-individu penyandang disabilitas, penguatan kapasitas kelembagaan sosial, koperasi, dan UMKM yang mempekerjakan disabilitas baik di sektor swasta maupun lingkup pemerintah harus terus didukung,” jelas dia.
Untuk itu, kepada para penyandang disabilitas, Hasbiah berharap, tetap semangat dan terus berkarya agar menjadi manusia yang bermartabat dan berguna bagi diri sendiri maupun bagi orang lain.
“Jangan putus asa, percaya diri, terus bekerja keras dan berinovası dalam setiap bidang yang ditekuni masing masing, kamı Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah akan terus bersinergi dengan dinas-dinas terkait demi memberikan kontribusi bagi kesejahteraan penyandang disabilitas,” jelasnya.



















