Seperti diketahui, unjuk rasa “Evaluasi Kebijakan Kontroversial Pemerintah” di depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah pada Senin lalu berujung ricuh, demonstran dan kepolisian yang melakukan pengamanan terlibat bentrok.
Adapun Gerakan Perempuan Bersatu Sulawesi Tengah terdiri dari sebelas organisasi perempuan, yaitu Libu Perempuan, KPKPST, KPPA, Sikola Mombine, Koalisi Perempuan Indonesia Sulawesi Tengah, LBH-APIK SULTENG, Banua Pangajari, Solidaritas Perempuan, SKP-HAM, Perempuan MAHARDIKA, dan Jaringan Rakyat Miskin Kota. ***



















