MUI Sulteng Desak Pemkot dan Aparat Tindak Pihak Terlibat Praktik Prostitusi di Tondo

MUI Sulteng
Ilustrasi

“MUI Sulawesi Tengah menekankan bahwa pencegahan dan pemberantasan prostitusi harus dilakukan secara komprehensif, humanis, namun tetap tegas, demi menjaga moralitas umat dan menciptakan masyarakat Sulawesi Tengah yang religius, berakhlak mulia, dan sejahtera.”

Dalam upaya menciptakan lingkungan yang lebih baik, MUI Sulawesi Tengah juga berencana untuk meluncurkan berbagai program sosialisasi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Program-program ini akan berfokus pada pendidikan dan penyuluhan mengenai bahaya prostitusi serta pentingnya menjaga nilai-nilai moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari.

MUI Sulawesi Tengah juga menyadari bahwa pencegahan praktik prostitusi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Oleh karena itu, MUI mengajak semua lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang kondusif dan aman bagi generasi muda.

Baca Juga:  Perindo Keluarkan KTA Berasuransi, Warga Palu Rama-ramai Lakukan Aktivasi

MUI Sulawesi Tengah pun menegaskan komitmennya untuk terus berupaya menjaga martabat umat dan ketertiban sosial di daerah ini.

Melalui langkah-langkah yang tegas dan terencana, MUI berharap dapat menciptakan masyarakat yang lebih baik, di mana setiap individu dapat hidup dengan penuh martabat, sesuai dengan ajaran agama dan norma sosial yang berlaku. ***

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *