Nilam Sari Lawira Berhasil Perjuangkan 879 PIP untuk Siswa SMKN 3 Palu

Nilam Sari Lawira
Penyerahan PIP Aspirasi Anggota DPR RI, Nilam Sari Lawira. / Ist

ReferensiA.id- Upaya memperluas akses pendidikan di Sulawesi Tengah (Sulteng) terus membuahkan hasil. Melalui perjuangan dan aspirasi Anggota Komisi X DPR RI, Nilam Sari Lawira (NSL), sebanyak 879 siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Palu resmi menerima beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) Aspirasi.

Penyerahan piagam PIP Aspirasi tersebut berlangsung di Aula SMKN 3 Palu, Jumat 23 Januari 2026. Diserahkan langsung oleh Tim PIP Nilam Sari Lawira, didampingi operator PIP sekolah, Andia Rabiatul Aldawia, kepada para orang tua siswa penerima manfaat.

Program PIP Aspirasi ini menjadi bukti nyata komitmen Anggota DPRI Fraksi Nasdem, Nilam Sari Lawira sebagai wakil rakyat dalam memperjuangkan hak pendidikan bagi anak-anak Sulawesi Tengah, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Total bantuan yang diterima siswa bervariasi, mulai dari Rp900 ribu hingga Rp1,8 juta, disesuaikan dengan jenjang kelas masing-masing.

Baca Juga:  RDP Komisi X DPR dengan Kepala Perpusnas, Nilam Sari: Perpus Sulteng Bisa Jadi Pusat Literasi Kebencanaan

Perwakilan Tim PIP NSL, Miftaful Jannah, menjelaskan, perbedaan nominal bantuan didasarkan pada lama masa belajar siswa di jenjang SMK.

“Siswa kelas X menerima Rp900 ribu karena baru menempuh enam bulan pendidikan. Sementara siswa kelas XI dan XII menerima Rp1,8 juta. SMKN 3 Palu menjadi sekolah dengan penerima PIP Aspirasi Nilam Sari Lawira terbanyak, yakni 879 siswa,” jelas perempuan yang akrab disapa Oliv itu dengan penuh semangat.

Baca Juga:  Komisi X DPR RI dan Menpora Bahas Arah Kebijakan Pembinaan Olahraga dan Kepemudaan

Ia menambahkan, PIP Aspirasi merupakan hasil pengawalan langsung aspirasi masyarakat oleh Nilam Sari Lawira di tingkat nasional agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh pelajar di daerah.

Program ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak, mulai dari perlengkapan sekolah hingga kebutuhan penunjang belajar lainnya, sekaligus mencegah potensi putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *