Pelayanan Bongkar Muat Peti Kemas di Pantoloan Bermasalah, Pelindo Estimasikan Hingga 31 Januari 2026

Peti kemas
Ilustrasi

ReferensiA.id- Pelayanan bongkar muat peti kemas di Terminal Peti Kemas (TPK) Pantoloan, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) dikeluhkan oleh pengusaha ekspedisi muatan kapal. Pasalnya, peti kemas sudah telat kirim sekira dua pekan.

Penyebab keterlambatan bongkar muat peti kemas karena adanya kerusakan komponen sejumlah alat derek (crane). Sehingga operasional di Terminal Peti Kemas Pantoloan tidak maksimal.

Menurut pihak PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), salah satu penyebab masalah karena kondisi rubber tyred gantry crane (RTG#03) saat ini mengalami kerusakan pada pinion gear gearbox gantry, sehingga RTG#03 tidak dapat dioperasikan dalam kegiatan operasional di Terminal Peti Kemas Pantoloan.

Baca Juga:  Sekretariat DPRD Sulteng Gandeng PT Pelindo Bagikan Bantuan Stunting Tahap III di Sigi

“Perlu dilakukan proses fabrikasi pinion gear baru dimana pinion gear eksisiting tidak memungkinkan untuk dilakukan repair/perbaikan ungkap General Manager Pelindo Regional 4 Pantoloan sekaligua Terminal Head TPK Pantoloan, Chaerur Rijal, dalam keterangannya yang diterima ReferesiA.id, Kamis 22 Januari 2026.

Selain itu, reach stacker (RS#01) juga mengalami kerusakan pada bagian cover tromol roda akibat kondisi permukaan container yard yang bergelombang, sehingga unit RS#01 saat tidak dapat bermobillsasi dan dideploy dalam pelayanan operasianal.

Baca Juga:  Sekretaris DPRD Sulteng Gelar Rapat Terkait Upaya Penurunan Stunting di Sigi

“Reach Stacker (RS#03) telah memasuki masa general overhaul engine, dimana tim teknik dan mitra pemeliharaan TPK Pantoloan telah melakukan pembongkaran pada bagian engine sembari menunggu part GO tiba di TPK Pantoloan,” katanya.

Manajemen TPK Pantoloan tengah berupaya melakukan percepatan perbaikan alat bongkar muat yang mengalami kerusakan.

Saat ini pinion gear RTG#03 telah dilakukan proses fabrikasi di Woskhsop Jakarta, di mana proses fabrikasi direncakana akan selesai dan terpasang di unit paling lambat tanggal 31 Januari 2026.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *