“Cover Tromal dan part lain yang dibutuhkan dalam perbaikan RS#01 telah dilakukan pemesanan, walaupun part yang dibutuhkan masih dalam kondisi indent namun Manajemen TPK Pantoloan berkomitmen untuk tetap mengupayakan opsi percepatan lain dengan cara meminjam ketersediaan part dari terminal lain di lingkup Perseroan PT Pelindo Terminal Petikemas,” jelas Chaerur.
Sementara part RS#03 telah tiba di Makassar pada 21 Januari 2026. Sebagai upaya percepatan, part dimaksud akan segera dikirim via darat/udara dan diharapkan sampai pada 22 Januari 2026 untuk dapat segera dipasang di unit.
“Mengingat masih dibutuhkan proses kalibrasi, assembly dan testing maka RS#03 diestimasikan paling lambat ready pada tanggal 31 Januari 2026,” tandasnya.
“Atas kondisi yang saat ini terjadi maka kami memohon maaf atas keterlambatan pelayanan selama proses perbaikan peralatan di TPK Pantoloan, serta tetap berupaya untuk dapat mengejar perbaikan selesai lebih cepat dari estimasi yang diberikan,” ujar Chaerur.
Masalah keterlambatan bongkar muat peti kemas ini sebelumnya dikeluhkan oleh pengusaha ekspedisi. Dalam sebuah grup percakapan WhatsApp yang diteruskan ke ReferensiA.id, seorang pengusaha menanyakan persoalan tersebut ke pihak Pelindo karena adanya keluhan konsumen. ***















