ReferensiA.id- Sekretariat DPRD Sulteng memastikan proses pekerjaan lanjutan pembangunan Masjid DPRD Sulteng masih dilakukan.
Namun pekerjaan lanjutan itu belum bisa dilaksanakan karena adanya beberapa perbaikan yang mesti dituntaskan oleh pihak kontraktor. Termasuk akibat adanya retakan pada pondasi bangunan.
Namun menurut Sekretaris DPRD Sulteng Siti Rachmi Amir Singi, perbaikan pondasi DPRD Sulteng bukan akibat kelalaian atau kesengajaan, melainkan faktor alam yakni terjadinya penurunan kontur tanah di area pembangunan Masjid, sehingga menimbulkan keretakan pada bagian pondasi.
“Ketika pekerjaan lanjutan mau dimulai, terdapat keretakan pada struktur pondasi masjid, sehingga oleh sekretariat DPRD menunda melanjutkan pembangunan untuk menguji kelayakan dan mutu bangunan tersebut lebih dulu,” ujar Sekretaris DPRD Sulteng, Jumat 26 Mei 2023.
Sekretariat DPRD kemudian meminta bantuan tenaga Ahli dari Untad untuk menguji bangunan Masjid tersebut.
“Hasil uji tenaga Ahli, keretakkan pondasi itu bukan karena kualitas material maupun kelalaian, melainkan adanya penurunan kontur tanah,” jelasnya.
Tenaga Ahli pun merekomendasikan agar dilakukan perbaikan terlebih dulu sebelum dilaksanakan pekerjaan lanjutan.
Atas rekomendasi itu, Sekretariat DPRD Sulteng kemudian berkoordinasi dengan BPK Perwakilan Sulteng.
“Hasil koordinasi, BPK merekomendasikan dilakukan perbaikan serta melibatkan pihak Cikasda dalam melakukan pengawasan. Termasuk pengawasan saat pembangunan lanjutan nanti,” kata Sekwan.
Atas dasar rekomendasi itu, Sekwan kemudian memerintahkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sony, agar memerintahkan pihak kontraktor memperbaiki pondasi masjid tersebut.
Sementara Sony menambahkan, perbaikan masjid itu memang masih menjadi tanggungjawab pihak ketiga, karena masih dalam tahap pemeliharaan.



















