Dalam proses penjurian, Vale unggul pada dua aspek kunci. Pertama, perencanaan CSR, yang ditopang pemetaan sosial komprehensif serta penyusunan program terintegrasi dengan strategi bisnis dan kebutuhan masyarakat.
Kedua, pengukuran dampak, melalui penerapan metode Social Return on Investment (SROI) yang membuat manfaat program dapat diukur secara objektif.
Selain meraih Platinum Champion, program Health Improvement PT Vale IGP Morowali ini juga dianugerahi Best CSR Program in Strategic Planning pada kategori Special Achievement.
Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian kumulatif yang memfokuskan keberhasilan PT Vale dalam merancang dan melaksanakan program kesehatan secara menyeluruh—mulai dari identifikasi risiko sosial, penyusunan program, hingga evaluasi dampak dan pelaporan.
Pendekatan ini menunjukkan integrasi strategis antara perencanaan CSR dan kebutuhan masyarakat, sekaligus memastikan program memberikan manfaat yang terukur dan berkelanjutan.
BISRA 2025 yang memasuki edisi kelima ini terbuka bagi BUMN, BUMD, perusahaan swasta, hingga start-up.
Penilaian dilakukan secara holistik mencakup aspek perencanaan, pengembangan, pengukuran dampak, dan pelaporan, dengan kategori penghargaan Platinum Champion, Gold, Silver, Special Mention, dan Special Achievement.
Menurut Dewan Juri, Riza Primahendra, penyematan penghargaan kepada Vale mencerminkan kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
“CSR bukan lagi aktivitas tambahan, melainkan strategi jangka panjang untuk memastikan pertumbuhan industri berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Director & Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale, Budiawansyah menegaskan bahwa keberlanjutan menjadi inti strategi perusahaan.



















