PT Vale Jadi Pilihan Kunjungan Edukatif Pelajar SD Terkait Pengelolaan Lingkungan

PT Vale
Siswa SDN 279 Rante Angin saat berkunjung ke PT Vale Indonesia. / Ist

ReferensiA.id- Sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan untuk berkontribusi pada kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta mempromosikan kesempatan belajar, PT Vale Indonesia Tbk turut andil dalam mendukung kegiatan yang bertujuan pada penguatan sektor pendidikan.

Bagi perseroan yang merupakan bagian dari MIND ID ini, sebagai wujud penerapan pembelajaran kontekstual, siswa-siswi perlu diajak untuk melakukan pengamatan langsung di lapangan.

Hal ini mendorong sekolah-sekolah di area Luwu Timur menjadikan Perseroan sebagai pilihan untuk belajar mengenai lingkungan.

Baca Juga:  PT Vale Perusahaan Nikel Pertama di Indonesia Raih PROPER Emas 2024 dan Green Leadership Award

Salah satunya SDN 279 Rante Angin yang melakukan kunjungan di Taman Kehati Sawerigading Wallacea pada Sabtu, 3 Oktober 2025 pekan lalu.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 42 siswa kelas 4 – 6 SD dan 10 orang guru belajar bagaimana menerapkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Kepala SDN 279 Rante Angin, Sungi bercerita sepanjang perjalanan dari sebrang Danau Towuti hingga ke pusat pembibitan, Ia bersama para guru takjub dengan pengelolaan lingkungan yang dilakukan oleh PT Vale. Dia bilang, rasanya seperti tidak berada di area tambang.

Baca Juga:  PT Vale Indonesia Sosialisasikan Pencegahan HIV-AIDS dan TB di Kolaka

“Kami ingin anak-anak belajar bagaimana perusahaan mengelola lingkungan, hal ini yang akan dibawa kembali ke sekolah dan desa untuk dikembangkan. Anak-anak perlu belajar cara mencintai lingkungan sejak dini,” katanya.

Tidak hanya takjub, rasa penasaran siswa-siswi juga dijawab dengan praktik langsung cara memilah dan membuang sampah.

Ada tiga jenis sampah dan tempat pembuangannya yang dipelajari, yakni sampah organik seperti sisa makanan dibuang ke tempat sampah warna hijau, sampah anorganik seperti botol minuman dibuang ke tempat sampah biru, juga sampah residu seperti tisu dibuang ke tempat sampah abu-abu.

Baca Juga:  PT Vale Buktikan Lagi Komitmen Terhadap Lingkungan dengan Raih Penghargaan PROPER Hijau 2023

Khusus pengelolaan tanaman, para siswa diajak melihat dan mencoba stek pohon. Secara bergantian mereka mempraktekkan cara memangkas daun dan batang sebelum menancapkan bibit yang telah distek ke dalam pot tanam.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *