David juga menilai program ini sangat relevan dengan filosofi bisnis Huayou, “di mana pun kami berinvestasi, kami harus memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian dan masyarakat lokal.”
Ia berharap agar kemitraan strategis ini dapat meningkatkan kapasitas dan keterlibatan masyarakat lingkar proyek Huayou untuk mendukung transfer teknologi melalui jalur pendidikan formal serta meningkatkan keterlibatan pendidikan tinggi dalam pengembangan industri di Indonesia.
Komitmen PT Vale telah lama menempatkan pendidikan sebagai pilar strategis pembangunan komunitas. Pada 2024, perusahaan menghadirkan bus sekolah di lima desa terpencil, menyalurkan beasiswa S2 dan S3, dan memfasilitasi program persiapan masuk perguruan tinggi.
Sebanyak 70 mahasiswa yang berprestasi namun kurang mampu secara ekonomi juga menerima beasiswa pendidikan. Dengan 99,9% tenaga kerja berasal dari Indonesia dan lebih dari 80% dari Sulawesi, PT Vale membuktikan bahwa transformasi industri harus dimulai dari transformasi masyarakat lokal.
Pusat ini tidak hanya berfungsi sebagai laboratorium akademik, tetapi sebagai knowledge and innovation hub untuk mengubah hilirisasi menjadi gerakan inklusif dalam menumbuhkan teknologi tepat guna hilirisasi, menyusun skema pelatihan vokasi berbasis kebutuhan industri, menyediakan beasiswa prestasi dan riset kolaboratif, menyusun peta jalan hilirisasi yang berorientasi pada keberlanjutan.
Langkah ini sejalan dengan dorongan pemerintah untuk mengakhiri ekspor bahan mentah dan menciptakan nilai tambah di dalam negeri, sembari menjaga kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. ***



















