Head of External Relation PT Vale, Yusri Yunus, menyampaikan komitmen perusahaan menjaga keselamatan dan kenyamanan warga.
“Komitmen kami untuk menjalankan operasional pertambangan dengan tetap mengedepankan prinsip kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Kami berharap langkah kecil yang kami lakukan membawa manfaat luas. Dukungan pemasangan meteran listrik ini menjadi bagian dari wujud komitmen safety kami untuk memastikan masyarakat menikmati pasokan listrik yang stabil dan aman,” ungkap Yusri Yunus.
Program pemasangan meteran listrik baru ini dipandang sebagai langkah kecil namun berdampak besar—memperkuat kualitas hidup sekaligus menjadi bukti nyata implementasi prinsip ESG di sekitar wilayah operasi.
Konsistensi PT Vale dalam membangun masyarakat kembali mendapatkan panggung nasional. Pada ajang ESG Appreciation 2025, PT Vale meraih penghargaan Community Empowerment berkat program-program sosial yang terbukti memberi perubahan nyata, seperti Matano Iniaku, Kolaka Sehat–Bersih–Berdaya, dan PPM SDGs Desa.
“Pemberdayaan masyarakat adalah esensi dari keberlanjutan itu sendiri. Bagi kami, setiap program harus membuka peluang, memperkuat kapasitas, dan menghadirkan kemajuan jangka panjang bagi masyarakat di sekitar operasi kami,” ungkap Vinicius.
Dari rehabilitasi kawasan Danau Matano, penyediaan air bersih, hingga penguatan UMKM dan vokasi pemuda, seluruh program ini memperlihatkan bahwa PT Vale membangun dari akar, yakni masyarakat.
Pengakuan pemerintah semakin meneguhkan posisi PT Vale. Dalam kunjungan ke Sorowako, Deputi KLH Sigit Reliantoro secara langsung melihat reklamasi progresif perusahaan, termasuk di area sensitif Danau Matano.
“Ini adalah contoh best practice penambangan,” ujarnya, memuji kondisi danau yang tetap terjaga meskipun berada di pusat operasi tambang.



















