“Mohon maaf, Bapak Ibu, saya belum sempat hadir karena masih berkampanye di sekitar Kota Palu. Mohon dukungan dan doanya untuk kami berdua sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng 2024 dengan nomor urut 2,” pinta Reny Lamadjido.
Anwar Hafid kemudian menjabarkan secara rinci 9 Program unggulan BERANI yang sangat diinginkan oleh masyarakat yang tinggal di kaki gunung tanpa sinyal.
Masyarakat Gigianang diketahui memiliki handphone, namun penggunaannya terbatas untuk memotret, mendengarkan musik, dan sebagai pengganti senter pada malam hari.
“Insya Allah, jika saya terpilih menjadi gubernur, semua warga yang tinggal di kaki gunung akan menikmati jaringan internet,” kata Anwar.
Dalam sesi tanya jawab, salah satu mantan Kepala Desa Bobalo, Parman, menyatakan bahwa semua program BERANI sangat baik dan bermanfaat bagi rakyat. Ia pun mengajak warga E Eya untuk memilih nomor urut 2.
“Semua jalan yang terisolir akan saya buka. Jalan yang paling mendesak akan diprioritaskan, dan harus ada kesepakatan antara pemerintah desa, camat, bupati dan Gubernur,” ujar Anwar Hafid.
9 program unggulan pasangan BERANI ini sebagai berikut :
BERANI Cerdas: Program ini diberi nama NAMBASO (Anak Miskin Bisa Sekolah), dari SMA sampai perguruan tinggi dengan biaya uang kuliah tunggal (UKT) minimal Rp, 5,000,000 (Lima Juta Rupiah pertahun). Dan yang tidak mau kuliah akan dididik dalam pelatihan keterampikan di balai latihan kerja (BLK) bertaraf Internasional serta dicarikan pekerjaan oleh pemerintah Provinsi Sulteng.
BERANI Sehat: Program ini mengutamakan peningkatan layanan kesehatan gratis hanya dengan KTP untuk pasien kelas III, apapun latar belakang sosial ekonominya.
BERANI Lancar: Program Ini berfokus pada peningkatan infrastruktur transportasi. Setiap tahun diprogramkan pembangunan jalan 200 km. Sehingga dalam 5 tahun totalnya 1.000 km.



















