News  

Warisan Hijau untuk Dunia: PT Vale Tanam Pohon Serentak di 3 Wilayah Operasional

PT Vale
PT Vale melaksanakan penanaman pohon serentak di seluruh wilayah operasional. / Ist

ReferensiA.id- PT Vale Indonesia menegaskan kontribusinya melalui aksi penanaman pohon serentak di seluruh wilayah operasional, sebuah langkah yang tidak hanya relevan bagi Indonesia, tetapi juga penting bagi agenda lingkungan global.

Perubahan iklim kini menjadi tantangan terbesar abad ini. Di tengah situasi global yang menuntut aksi nyata, PT Vale sebagai anggota grup Mining Industry Indonesia (MIND ID) kembali menunjukkan bahwa Indonesia berperan sebagai salah satu negara kunci solusi iklim dunia.

Aksi ini digelar bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), dan dilakukan bersama Indonesia Growth Project (IGP) Morowali, IGP Sorowako Limonite Ore (SLO), serta Blok Sorowako, yang semuanya merupakan wilayah operasional PT Vale, Sabtu 29 November 2025.

Lebih dari sekadar seremoni tahunan, kegiatan ini menjadi simbol investasi jangka panjang menuju masa depan yang lebih hijau dan resilien bagi generasi mendatang.

Baca Juga:  Respons Banjir Oko-Oko dan Huko-Huko, PT Vale Pastikan Operasional Jaga Kualitas Air dan Lingkungan

Di IGP Morowali, kegiatan dipusatkan di area reklamasi Gabriella Hills. Sebanyak 1.038 bibit telah ditanam dari total target 2.038 bibit tahun ini, sebagian dari upaya pemulihan lahan seluas 7,3 hektare yang telah direhabilitasi dengan lebih dari 5.000 pohon.

Jenis pohon yang dipilih yaakni sengon, bitti, hingga spesies endemik Sulawesi, dirancang untuk memperkuat struktur tanah, meningkatkan kualitas udara, dan mengembalikan keanekaragaman hayati yang menjadi kebanggaan kawasan Wallacea.

Baca Juga:  PT Vale Tingkatkan Sinergi dan Prestasi Masyarakat Morowali Lewat Vale Cup 2024

Lalu di IGP SLO, penanaman di MRAL Enggano mengusung pendekatan berbeda, ada durian musang king, mangga, jambu air, alpukat, dan tabebuya dipilih untuk memberikan nilai ekologis ke depan.

Sementara itu, di Sorowako, kolaborasi dilakukan bersama mahasiswa KKN Tematik Universitas Andi Djemma, menghubungkan dunia akademik, industri, dan masyarakat dalam mendorong pendidikan lingkungan, pengetahuan konservasi, serta praktik keberlanjutan berbasis sains.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *