ReferensiA.id- DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) siap bersinergi dan mendukung langkah-langkah Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI ) agar bersama pemerintah dapat melahirkan generasi muda yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing, tanpa kehilangan identitas keislaman dan nilai-nilai luhur budaya daerah.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi IV DPRD Sulteng, Moh Hidayat Pakamundi, saat mewakili Ketua DPRD Sulteng hadir pada kegiatan Semarak Puncak Milad- 48 BKPRMI dan Pemberian Anugerah BKPRMI Award 2025, di halaman kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Minggu 14 September 2025 pagi.
Hidayat Pakamundi menyampaikan, perjalanan panjang 48 tahun BKPRMI adalah bukti nyata komitmen dalam membina generasi muda Qur’ani yang berakhlak mulia.
“Peran ini sejalan dengan visi kita bersama dalam membangun Sulawesi Tengah yang lebih sejahtera, religius, dan bermartabat,” katanya.
Dia menambahkan, semangat dan peran BKPRMI ini sangat selaras dengan program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Berani Berkah, yang menekankan pembangunan sumber daya manusia berbasis iman, keberkahan dan penguatan pendidikan keagamaan.
“Kami berharap momentum milad ini semakin memperkuat sinergi antara BKPRMI dengan pemerintah daerah dan DPRD, sehingga upaya bersama dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang beriman, cerdas, dan berdaya saing, dapat terus terwujud demi kemajuan Sulawesi Tengah yang lebih Sejahtera,” tandasnya.
Dia berharap milad ke-48 BKPRMI menjadi momentum memperkuat kolaborasi demi tercapainya Sulawesi Tengah yang lebih maju, religius dan penuh keberkahan.
Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Gubernur Sulteng Anwar Hafid, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tengah Nirwanti Basoan, Wakil Gubernur Sulteng Reni Lamadjido, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Anggota DPD RI Dapil Sulteng Rafiq Al-Amri dan Andhika Mayrizal Amir, Ketua Umum BKPRMI Nanang Mubarok, Ketua MPP BKPRMI Said Aldi Al Idrus, Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, unsur Forkopimda Sulteng dan tamu undangan lainnya.



















