Komisi III DPRD Sulteng Bahas Hasil Forum DPRD Provinsi Penghasil Nikel, Sepakat Perjuangkan Keadilan Fiskal

dprd sulteng
Rapat Komisi III DPRD Sulteng membahas hasil pertemuan Forum DPRD Provinis Penghasil Nikel. / Ist

ReferensiA.id- Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar rapat tindak lanjut hasil Forum DPRD Provinsi Penghasil Nikel yang sebelumnya diselenggarakan oleh DPRD Sulteng. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Arnila M Ali. Rapat digelar sebagai bentuk penguatan komitmen bersama atas hasil kesepakatan forum.

Arnila M Ali menyampaikan, forum tersebut telah menghadirkan sejumlah DPRD dari provinsi penghasil nikel, di antaranya Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Papua Barat Daya.

Dalam forum itu, seluruh perwakilan daerah sepakat memperjuangkan keadilan fiskal bagi daerah penghasil sumber daya alam, khususnya komoditas nikel.

“Forum ini bukan sekadar pertemuan seremonial, tetapi menghasilkan komitmen bersama bahwa dana bagi hasil (DBH) dari sektor nikel harus memprioritaskan daerah penghasil,” ujar Arnila dalam rapat tersebut, Senin 12 Januari 2026.

Ia menegaskan, selama ini daerah penghasil nikel menanggung dampak sosial, lingkungan dan infrastruktur yang besar, namun belum sepenuhnya mendapatkan porsi DBH yang adil dan proporsional.

Baca Juga:  Ribuan Mahasiswa di Palu Demo Tolak UU Cipta Kerja

“Oleh karena itu, hasil forum ini perlu ditindaklanjuti secara konkret melalui langkah-langkah kelembagaan dan kebijakan,” katanya.

Rapat tindak lanjut ini juga membahas strategi bersama untuk mendorong pemerintah pusat agar merevisi atau memperkuat regulasi terkait mekanisme DBH sektor pertambangan, sehingga benar-benar berpihak kepada daerah penghasil.

Komisi III DPRD Sulteng berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi tersebut, baik melalui koordinasi lintas DPRD provinsi penghasil nikel maupun dengan memperkuat komunikasi ke kementerian dan lembaga terkait di tingkat nasional.

Baca Juga:  Sekretaris DPRD Sulteng Hadiri Rapat Bahas Capaian Anggaran dan Kinerja

“Ini adalah perjuangan kolektif daerah penghasil. Jika kita solid, maka keadilan fiskal bagi daerah bukan hal yang mustahil,” tutup Arnila.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *