Uwe juga bertanya seberapa cepat tumbuh pohon cendana, karena di Jerman pohon cendana membutuhkan waktu 30 tahun. Ia pun memperoleh jawaban bahwa di area Tahura Kapopo pertumbuhan cendana cukup cepat. Ia diperlihatkan pohon cendana yang telah berumur 2 tahun dengan tinggi pohon mencapai sekira 2 meter, tumbuh di area Tahura Kapopo.
Di Area arboretum sendiri akan ditanami sejumlah pohon endemik dari wilayah hutan yang akan dikontribusikan oleh masing-masing Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dinas Kehutanan Sulteng sebagai bagian dalam pelestarian keanekaragaman hayati, sekaligus menjadi laboratorium alam untuk mendukung pendidikan dan penelitian.
Turut hadir dalam kegiatan kunjungan tersebut Koordinator Provinsi GIZ Sulawesi Tengah, Commission Manager Solusi Project, Senior Advisor Solusi Project, Koordinator Solusi Wilayah Sulawesi Tengah, TIM GIZ, Kepala Tahura Sulteng, ICRAFT, mitra Yayasan KEHATI Relawan untuk Orang dan Alam serta mahasiswa Universitas Tadulako dan Universitas Muhammadiyah Sulawesi Tengah yang sedang melaksanakan kuliah kerja nyata di Tahura Kapopo. ***















