Boyke mengingatkan agar para wakil rakyat harus tetap berpatokan pada regulasi yang ada.
“Perjadin Lumpsun tetap memperhatikan kejujuran, karena selain soal pertanggungjawaban administrasi, juga ada pertangungjawaban yang hakiki, yakni kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kejujuran kepada yang di atas,” tegasnya.
Sementara itu Kabag Umum dan Keuangan Sony Sos MSI mengatakan, workshop tentang Pertanggungjawaban APBD 2024 penting dilaksanakan untuk mendapatkan penjelasan secara bersama-sama dengan pimpinan dan Anggota DPRD Sulteng agar penerapan dapat dilaksanakan bersama pula. RED



















