“Saya punya pertanyaan, ditengah Palu sebagai kota rawan bencana dan penyelesaian Huntap belum tuntas, apa makna Adipura? Apakah piagam dan mungkin dibangun tugu adipura menjawab rumah aman bagi warga? Menjawab kebutuhan penyintas? Sementara masih banyak penyintas, khususnya perempuan yang hingga 4 tahun pascabencana alam belum mendapatkan kejelasan tempat tinggal mereka, carut-marut pemulihan ekonomi penyintas, justru kasus kekerasan pada perempuan dan anak meningkat,” kata dia.
Lanjut Nur, visi membangun Kota Palu yang mandiri, aman dan nyaman, tangguh serta professional, menurut dia jauh panggang dari api, jika hak mendasar warga tidak dipenuhi.
Rencana pembangunan Huntap di lokasi Huntap Tondo IIA Palu belum terealisasi lantaran status lahan tersebut masih belum clean and clear. Berdasarkan catatan, lahan Huntap Tondo II tersebut memiliki luas sekira 65,30 hektar. RED



















