Komunitas usaha perempuan diupayakan mampu merambah ke berbagai platform media sosial. Mereka harus secara aktif membagikan konten menarik, termasuk resep masakan dengan produk-produk mereka, bahkan video proses produksi, dan testimonial pelanggan.
“Hal ini tidak hanya meningkatkan kesadaran mereka, tetapi juga memperkuat koneksi dengan pelanggan,” Imbuhnya.
Rexi menyampaikan, kemampuan berinteraksi langsung dengan pelanggan melalui komentar dan pesan pribadi memberikan keuntungan tambahan. Kelompok usaha perempuan dapat mendengar umpan balik langsung, menjawab pertanyaan, dan membangun hubungan yang kuat dengan konsumen mereka.
Peningkatan tidak hanya berfokus pada aspek pemasaran. Komunitas usaha perempuan juga harus menyadari pentingnya pelatihan dalam menggunakan teknologi.
Oleh karena itu, untuk memperkuat perempuan maka ROA mengadakan pelatihan untuk anggota komunitas dalam mengelola, memanfaatkan media sosial.
“Ini upaya dalam meningkatkan keterampilan teknologi mereka dan memastikan komunitas usaha dapat terus berkembang,” Harap Rexi. RED



















