Wagub menuturkan bahwa hari jadi ke-61 ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang Sulawesi Tengah, dari awal pembentukannya sebagai provinsi, hingga kini menjadi wilayah yang terus tumbuh, maju, dan berdaya saing.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan pernah bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang erat dari seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media, untuk sama-sama menata masa depan Sulawesi Tengah yang lebih baik.
“Semarak Sulteng Nambaso bukan sekadar peringatan ulang tahun, tetapi momentum refleksi dan proyeksi untuk membawa daerah kita semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” ujar Reny.
Wagub juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk datang, berpartisipasi, dan meramaikan rangkaian kegiatan gebyar Sulteng Nambaso, yang akan berlangsung selama satu bulan penuh ini, dari 19 April 2025 sampai 17 Mei 2025. ***



















