News  

Kronologi Pembunuhan di Homestay Zhiban, Tersangka dan Korban Saling Kenal

Pembunuhan di Homestay Zhiban
Polisi menangkap dua tersangka kasus pembunuhan di Homestay Zhiban. / Ist

Awalnya MR alias R tidak memperdulikan perkataan korban dengan berpura-pura tidur di lantai sambil menutup wajahnya dengan bantal.

Setelah itu, korban langsung melompat ke atas kasur dengan posisi tengkurap sambil menghadap kearah MR, yang masih berbaring di lantai. Korban lalu berkata “Kalau dia tidak bangun siram saja dia.”

Mendengar hal itu, MY langsung menarik MR keluar kamar agar tidak terlibat keributan dengan korban. Kemudian MY pindah ke kamar sebelah, sementara MR alias R langsung duduk di kursi ruang tamu.

Baca Juga:  Anggota DPRD Palu Nurhalis Nur Serap Aspirasi Masyarakat Balaroa

Beberapa waktu kemudian, MR langsung keluar karna mendengar suara IK. Ia langsung menuju ke depan Homestay untuk menemui IK yang saat itu sedang duduk di atas motor.

MR alias R lalu menceritakan semua kejadian yang dilakukan oleh korban saat ia berada di dalam kamar bersama dengan MY.

Mendengar cerita MR, IK lalu bertanya kepada MR apakah akan membalas perbuatan tersebut. Karena merasa sakit hati dengan perlakuan dan perkataan korban, MR kemudian menyuruh IK mengantarnya pulang untuk mengambil sebilah parang milik ayah MR yang tersimpan di atas lemari kamar rumahnya.

Baca Juga:  RSUD Undata Serahkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Bakal Calon ke KPU Sulteng

Setelah mengganti pakaian dan menyiapkan parang yang diselipkan di dalam bajunya, MR dan IK kembali menuju Homestay Zhiban untuk mendatangi korban.

Sesampainya di lokasi, mereka lalu memarkir kendaraannya tepat di depan Homestay Zhiban. MR lalu turun dari sepeda motor kemudian masuk ke dalam kamar semula untuk mengecek keberadaan korban yang saat itu sedang tertidur. Sementara IK menunggu di atas sepeda motor.

Setelah melihat korban masih tertidur dengan posisi tengkurap dan pintu kamar terbuka, MR kembali ke depan Homestay menemui IK dan menyuruh memarkir kendaraanya tidak jauh dari kamar dengan posisi kepala motor menghadap ke arah jalan keluar.

Baca Juga:  Mobil Terbakar di Kota Palu, Diduga Sering Pindahkan BBM dari Tangki ke Jeriken

MR lalu mendekati MY dan rekannya yang juga seorang perempuan berinisial AU, yang saat itu sedang menyapu di depan kamar tempat kejadian. MR lalu mengatakan kepada MY dan AU ‘Saya muau pot*ng Ekal ini’. Namun MY dan AU menganggap MR bercanda dan menyuruhnya untuk tidak memperdulikan korban.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *