ReferensiA.id- Seorang nelayan bernama Baharudin (50 tahun) dinyatakan hilang di perairan Desa Matano, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Pihak keluarga menyebut korban melaut sejak Minggu, 6 Juli 2025 sekira pukul 05.00 Wita. Korban melaut seorang diri dengan menggunakan sampan bermesin 12 PK.
Menurut kebiasaan, korban seharusnya kembali sekira pukul 08.00 wita, namun hingga laporan diterima korban belum juga kembali dan tidak dapat dihubungi.
Upaya pencarian pun telah dilakukan oleh pihak keluarga dan masyarakat setempat, namun hasilnya masih nihil. Sehingga pihak keluarga meminta bantuan SAR.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melalui Pos SAR Morowali pun langsung melaksanakan operasi pencarian terhadap warga Desa Matano itu.
Namun, hingga operasi pencarian hari pertama ditutup sementara pada sore hari, korban belum berhasil ditemukan.
Operasi SAR akan dilanjutkan kembali pada Senin pagi, 7 Juli 2025 hari ini.
“Kami langsung mengerahkan tim SAR ke lokasi setelah laporan masuk. Hingga sore pencarian belum membuahkan hasil. Pencarian akan dilanjutkan pagi ini. Semoga hari ini cuaca bersahabat dan pencarian dilancarkan sehingga korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muhammad Rizal.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu juga terus mengimbau kepada masyarakat pesisir untuk memperhatikan keselamatan saat melaut, serta segera melapor kepada petugas SAR apabila mengalami atau mengetahui kondisi darurat di wilayah perairan. RED



















