“Saat ini kami fokus memprioritaskan tenaga non-ASN yang memenuhi syarat. Namun, kami tetap memperjuangkan formasi tambahan agar kebutuhan pegawai di Kota Palu dapat terpenuhi” jelasnya.
Ia berharap agar seluruh tenaga non-ASN yang terdata dapat terakomodir dengan baik.
“Kami berkomitmen untuk memperjuangkan hak teman-teman non-ASN dan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait tahapan optimalisasi ini,” tutur Abidin. BIM



















