Selain itu, untuk mendapatkan usulan program yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 sehingga tidak terjadi tumpang tindih kegiatan, sebagai ajang persamaan persepsi tentang pendayagunaan sumber daya kesejahteraan sosial.
Rapat koordinasi mengangkat tema “Penguatan Sumber Daya Kesejahteraan Sosial dalam Mewujudkan Optimalisasi Capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Sosial”.
Bupati Morowali, Drs Taslim mengapresiasi dengan ditunjuknya Kabupaten Morowali sebagai tuan rumah.
Dikatakannya, Kabupaten Morowali tidak jauh berbeda dengan kabupaten lainnya dan juga masih mengalami keterbatasan kesejahteraan sosial.
“Sebagai tuan rumah kami menyadari masih ada kekurangan dalam pelayanan kami, untuk itu mohon dimaafkan,” ujarnya.
Hadir pada kesempatan itu Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Drs H Ma’mun Amir, Wakil Ketua TP PKK Sulawesi Tengah Hj Halimah Amir, Bupati Morowali Drs Taslim, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah Dra St Hasbiah Zaenong MSi, Ketua TP PKK Kabupaten Morowali, unsur Forkopimda Kabupaten Morowali, Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah (melalui daring) Dr Ir Cristina Sandra Tobondo, Dirjen Bina Bangda Kemendagri (melalui daring) R Budiono Subabang ST MPM, pejabat BPKAD provinsi Sulawesi Tengah A Haris SE, MM, Kepala Dinas Sosial kabupaten/ kota Sesulawesi Tengah dan pejabat terkait lainnya. RED



















