Perusahaan Tambang Patut Tiru Model Kolaborasi PT Vale, Pemda dan Kampus ATS

Perusahaan tambang
Pabrikasi mesin atau alat mesin pertanian (Alsintan) yang telah dipergunakan penerima manfaat program pemberdayaan masyarakat PT Vale. / Ist

“Kami berharap manfaat dari sinergi ini bisa lebih banyak, karena sisi pelatihan tentu ini akan menambah skill. Kampus juga melaksanakan pengabdian kepada masyarkaat, sementara dari sisi Masyarakat pun penerima manfaat program (Pemerintah dan PPM PT Vale) juga merasa sangat terbantu bila alsintannya yang berbiaya tinggi dapat diperbaiki kembali, diproduksi baru bahkan memperoleh edukasi atau manual penggunaan dan perawatan alat, sehingga turut mampu mengurangi beban belanja program Pemerintah sekaligus mendongkrak indeks inovasi daerah,” tuturnya.

Baca Juga:  Forum CSR Morowali Dibentuk, Jadi Wadah Pelaku Usaha Berdayakan Masyarakat

Dia mengungkapkan, luaran dari Vocational Short Training yang diinisiasi Pemda Luwu Timur sejak tahun 2008 ini juga diharapkan tidak hanya mendorong daya saing para pemuda yang siap kerja di berbagai Perusahaan, namun juga berpeluang menumbuhkan kemandirian misalnya melalui wirausaha berbasis skill vokasi.

“Dalam Musrenbang Tahun 2022 lalu, Bapak Bupati Luwu Timur mencanangkan bahwa akan semakin strategis untuk mendorong sektor pertanian & wisata sebagai unggulan kontributor PDRB kabupaten di masa depan, maka inisiatif vokasi ini sejalan dengan peluang tersebut,” pungkasnya. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *