Petani Binaan PT Vale Panen Jagung Pakan di Tondowolio, Hasilnya Bisa Capai 7 Ton Per Hektare

PT Vale
Panen jagung pakan oleh kelompok tani binaan PT Vale di Desa Tondowolio, Kolaka. / Dok PT Vale

ReferensiA.id- Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat terus diwujudkan oleh PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) melalui pelaksanaan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di wilayah operasionalnya. Salah satu hasil nyata dari komitmen perseroan yang merupakan bagian dari Mining Industrt (MIND ID) tersebut ditunjukkan melalui keberhasilan panen jagung pakan oleh petani binaan di Desa Tondowolio, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Panen jagung pakan yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani Padaidi di Desa Tondowolio, Kecamatan Tanggetada pada Kamis, 8 Januari 2028, menandai peningkatan produktivitas pertanian lokal sekaligus penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas.

Program ini dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi petani melalui pertanian berkelanjutan, dengan memanfaatkan potensi lokal yang sebelumnya belum tergarap secara optimal.

Keberhasilan panen ini juga mencerminkan transformasi lahan tidur menjadi lahan produktif. Lahan yang selama bertahun-tahun tidak dimanfaatkan kini kembali menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat, berkat pendampingan berkelanjutan dan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, serta kelompok tani setempat.

Baca Juga:  Deputi KLH Tegaskan PT Vale Jadi Role Model Tambang Berkelanjutan Indonesia

Kepala Desa Tondowolio, Asmanuddin, menjelaskan lahan pertanian yang saat ini dikelola Kelompok Tani Padaidi sebelumnya sempat dibuka pada 2015 dengan luas sekitar 27 hektare, namun tidak berlanjut dan terbengkalai.

“Alhamdulillah, sejak tahun lalu potensi lahan ini kembali dimanfaatkan. Dari total 27 hektare yang tersebar di empat dusun, sekitar 5 hektare telah ditanami jagung pakan. Panen hari ini menjadi bukti kebangkitan pertanian berbasis kelompok tani di desa kami,” ujarnya.

Baca Juga:  Lemhannas RI : PT Vale Implementasikan Ekonomi Hijau Sesuai Arahan Presiden

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Padaidi, Baharuddin, menyampaikan hasil panen menunjukkan produktivitas yang menjanjikan, yakni sekitar 6 hingga 7 ton per hektare. Kelompok tani yang terbentuk pada November 2023 ini beranggotakan 22 orang dan terus didorong untuk memperluas area tanam.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *