Sebagai partai yang terbuka, PKS akan menerima siapa saja. Yang penting, kata Rusman, memiliki kriteria dan kemampuan untuk memajukan bangsa dan daerah.
Tidak sebatas itu, PKS tentu punya strategi untuk meraup suara pada Pemilu mendatang. Bahkan, untuk merebut suara pemilih dari kaum muda PKS sudah siapkan kuota khusus untuk caleg usia muda atau caleg milenial.
“PKS menyiapkan kuota khusus bagi calon legislatif usia muda/millenial di Pemilu Legislatif (Pileg) 2024. Besarannya, sekitar 15 persen dari total caleg di tiap-tiap daerah pemilihan,” ungkap Rusman Ramli.
Jika dilihat dari hasil Pemilu sebelumnya, PKS merupakan salah satu partai yang terbilang sukses memperbaiki sejarahnya di Sulawesi Tengah.
Pada Pemilu 2014 lalu, PKS hanya menempatkan tiga anggota legislatifnya di DPRD Provinsi Sulawesi Tengah. Namun, Pemilu 2019 jumlahnya bertambah menjadi empat kursi.
Sementara di DPR RI, PKS juga berhasil meloloskan satu perwakilannya dari tujuh Anggota DPR RI Dapil Sulawesi Tengah pada Pemilu 2019. PKS berhasil meraih 96.004 suara di Sulteng dan mengantarkan Sakinah Aljufri ke Senayan.
Jika PKS Sulteng berhasil menjaga potensinya di Sulawesi Tengah, bukan tidak mungkin pada Pemilu 2024 mendatang catatan positif mereka di 2019 akan semakin membaik. RED



















