ReferensiA.id- Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) bergerak cepat merespons dampak bencana banjir yang merendam pemukiman warga di Desa Wani, Donggala dan kawasan Pantoloan, Kota Palu. Personel SAR dikerahkan ke lokasi untuk membantu warga mengangkat barang-barang berharga serta membersihkan rumah-rumah yang terdampak material lumpur pasca-banjir.
Di lokasi terdampak, personel Brimob berjibaku bersama masyarakat menyisir hunian yang dipenuhi sisa luapan air. Fokus utama petugas adalah melakukan aksi gotong royong membersihkan material sisa banjir yang masuk ke dalam hunian warga serta memindahkan perabotan ke tempat yang lebih aman guna meminimalisir kerusakan.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulteng, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, menyatakan seluruh jajaran Brimob telah dalam posisi siaga penuh untuk menghadapi dampak cuaca ekstrem di wilayah Sulawesi Tengah.
“Begitu menerima laporan adanya luapan air di wilayah Wani dan Pantoloan, saya langsung memerintahkan tim SAR untuk turun ke lapangan dengan peralatan lengkap. Saya instruksikan anggota untuk membantu warga mengangkat barang-barang perabotan dan membersihkan rumah mereka dari sisa lumpur agar bisa segera dihuni kembali,” tegas Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre.
Ia menambahkan, kehadiran Brimob dalam fase pemulihan ini merupakan wujud nyata dari semboyan “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Personel di lapangan bahu-membahu bersama warga mengeluarkan air dan kotoran dari dalam rumah untuk mempercepat proses normalisasi aktivitas masyarakat pasca-bencana.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak sendirian menghadapi musibah ini. Brimob harus hadir memberikan pertolongan fisik di lapangan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak,” tambah Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre.



















