PT Vale Buka Ruang Sosialisasi Bersama Masyarakat Terkait Dana Kompensasi Kebocoran Pipa

PT Vale
PT Vale sosialisasikan penyaluran dana kompensasi kebocoran pipa minyak. / Ist

Proses penyaluran dana kompensasi ditargetkan akan dilakukan hingga Januari 2026. Setiap ada data yang valid akan langsung diproses pembayarannya.

Demi memastikan penyaluran berjalan sesuai dengan prosedur, tim PT Vale masih membuka Posko Pengaduan di Kantor Camat Towuti yang beroperasi selama hari kerja mulai dari jam 08.00-16.00 Wita dan layanan hotline selama 24 jam kerja.

Siska Lidan, petani di Desa Timampu bercerita bahwa Ia yakin PT Vale akan bertanggung jawab terhadap sawahnya yang terkena dampak tumpahan minyak. Saat ini, Siska sedang dalam tahapan mengurus Surat Kuasa kepemilikan lahan berhubung sertifikat lahan sawah yang dimiliki atas nama orang tuanya yang sudah meninggal.

“Perusahaan sudah melakukan sosialisasi terkait pencairan dana kompensasi. Saya juga baca berita di Internet kalau PT Vale sudah lakukan penyerahan secara simbolis. Saya percaya pasti perusahaan bertanggungjawab,” katanya.

Baca Juga:  Gubernur Sulteng Sebut Kehadiran PT Vale di Morowali Akan Beri Kontribusi Signifikan

Berbagai upaya penanggulangan terus dilakukan perusahaan terhadap area-area yang terkena minyak. Para akademisi dan pihak independen turut berpartisipasi dalam meneliti kualitas air dan tanah dari sawah, empang juga danau.

Endra menegaskan, bentuk tanggung jawab perusahaan tidak hanya dalam aspek sosial masyarakat. Namun, segi lingkungan juga menjadi perhatian utama. Sebagaimana sesuai dengan kaidah pertambangan berkelanjutan dalam Kepmen ESDM Nomor 26 Tahun 2018. ***

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *