Setelah melalui seleksi administrasi dan wawancara di Gedung LPPM Unhas Tamalanrea, sebanyak 15 mahasiswa terbaik akan mendapatkan kesempatan bergabung langsung dengan berbagai departemen di PT Vale selama enam bulan.
Dengan pendampingan dari karyawan senior, mereka akan mendapatkan wawasan mendalam tentang praktik industri, teknologi terbaru, serta implementasi keberlanjutan di sektor pertambangan.
“Kami melihat potensi yang besar dari adik-adik mahasiswa Unhas. Mereka tidak hanya memiliki keterampilan akademik, tetapi juga pemikiran kritis dan inovatif yang dapat memberikan perspektif baru bagi perusahaan. Mereka datang dengan ide-ide segar dan berani mengkritisi, yang bagi kami sangat berharga dalam terus meningkatkan standar operasional dan keberlanjutan PT Vale,” tambah Adriansyah.
Membuka Jalan Menuju Masa Depan
Keberhasilan program Co-ops juga tercermin dari banyaknya alumni yang kini telah bergabung sebagai karyawan tetap di PT Vale. Program ini bukan hanya tentang pelatihan, tetapi juga tentang membangun koneksi antara dunia akademik dan industri, serta menciptakan peluang kerja bagi talenta muda Indonesia.
Wakil Ketua Tim Co-Ops Unhas, Ilham Alimuddin menekankan, inisiatif ini sangat penting dalam membangun kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja.
“Sejak program ini berjalan, banyak alumni yang telah direkrut oleh PT Vale, membuktikan bahwa program ini benar-benar memberikan nilai tambah bagi mahasiswa. Harapan kami, Co-Ops tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga menjadi gerbang bagi generasi muda untuk berkontribusi nyata dalam industri pertambangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Tahun ini, Co-Ops semakin inklusif dengan membuka kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, termasuk Ilmu Kehutanan dan Ilmu Manajemen, menunjukkan bahwa industri tambang membutuhkan perspektif yang beragam untuk membangun masa depan yang lebih baik.



















