“Harapan saya, saat penerimaan tenaga kerja terbuka di PT Vale, dari sinilah awalnya sebelum ke tempat lain. Jadi mari unlock potensi kita. Belajar, mulai berpikir sebentar, setelah keluar dari ini kita akan menjadi manusia yang berbeda,” terangnya.
Rifai menegaskan, bekerja sama dengan Balai Latihan dan Keterampilan Kerja (BLKK) Kolaka, kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari PPM PT Vale dalam melatih dan mempersiapkan tenaga kerja lokal yang berdaya saing.
“PT Vale terus berkomitmen untuk memprioritaskan warga lokal dalam setiap rekrutmen untuk kebutuhan perusahaan. Saya sangat mengapresiasi BLKK yang sudah kolaborasi untuk mempersiapkan tenaga kerja lokal yang berdaya saing. Tentu kita semua disini tidak ingin menjadi penonton di negeri sendiri. Bagi PT Vale, semakin tinggi serapan tenaga kerja lokal, bagi perusahaan pun semakin menguntungkan, secara sosial maupun komersial,” ungkapnya.
Kepala BLKK I Nyoman Warta menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan mengingatkan bahwa penelitian ini merupakan modal dasar bagi calon tenaga kerja lokal di Kolaka untuk menghadapi tantangan dunia industri.
“Mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka, saya mengapresiasi PT Vale yang telah berkolaborasi dengan kami. Kita sudah bekerja sama sebelumnya dalam pelatihan ketenagakerjaan lainnya, yaitu Pelatihan Pengelasan dan Kelistrikan. Dan kali ini, Pelatihan BST. Ini sangat luar biasa, apalagi pelatihan ini akan dilaksanakan di empat kecamatan. BST ini sangatlah penting untuk kita semua, baik di dunia kerja maupun secara pribadi. Apapun dan di manapun itu, memang harus selalu menerapkan K3. Apalagi di dunia kerja. Ini akan menjadi modal dasar peserta,” terangnya.
Dalam kesempatan yang sama Camat Pomalaa, Mirdan Athar juga mengapreseasi kolaborasi PT Vale dan Pemda Kolaka melalui BLKK atas penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai upaya mempersiapkan tenaga kerja lokal di wilayah yang akan terbangun industri-industri besar.



















